Senin, 13 Oktober 2014

GILA


Sejenak...
Aku merasa sedang mengepakkan sayapku tanpa batas, terbang jauh memetik bintang
Ah.. ternyata aku salah, aku hanya sedang berjalan diatas tebing..

Aku...
Tak pernah terbang...
Aku hanya sedang mengikuti keinginan yang tak pernah ada arah,
Aku ingin ini,
Aku ingin itu..
Aku tak ingin menghadapi itu..

Yang ku lakukan adalah pelarian
Yang ku lakukan adalah kegilaan

Aku tak pernah memikirkan apa yang harus ku penuhi,
apa yang wajib untukku,
atau apa yang ku butuhkan
Ku abaikan segala yang seharusna penting untukku
padahal nominal trilyun pun tak akan pernah mampu membeli keinginan seorang manusia.

Yang berjalan dalam akalku hanya kepuasan, kesenangan, dan jauh dari kepedihan yang bertahun-tahun bermukim di hatiku.

Kini saat aku terjaga,
disekitarku hanya ada setumpuk tanggungan yang ku tabung sebab kesenangan.
Yah... kesenangan yang sudah berhianat itu! yang tak pernah berdiam lama.

Tolonglah aku, Allah...
Hambamu telah diperdaya fatamorgana..
Peluklah aku, ku serahkan hatiku dan segala hidupku pada-Mu.
Jalankanlah aku seperti boneka-Mu, Aku tak ingin lagi kecewa karena ulahku.
Biarlah nanti menjadi sebuah rangkaian cerita bahwa...
apa yang terjadi adalah apa-apa yang sudah ku serahkan pada-Mu seorang, Allahku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar