Yaa Rasulullah, Muhammad Nabiku…
Aku adalah salah seorang umatmu
yang banyak noda,
Sedikit amalku,
Sedikit sunnah yang ku dirikan,
Banyak fardhu yang tertinggal
olehku,
Menggunung dosa-dosaku, dan aku
rasa, Engkau akan malu untuk mengakui diriku sebagai salah seorang umatmu di
akhir zaman.
Namun Yaa Rasul, dengan sedemikian
dosa yang terbeban di punggungku... aku bahgia dengan anugerah besar dari
Kekasihmu.
Tahukah engkau, Yaa Rasul?
seringkali aku ingin menangis ketika mendengar nama Agungmu, hatiku bergetar
keras.
Sungguh aku tak mengerti perasaan
macam apa ini,
Mungkinkah setelah apa yang ku
lakukan hanyalah menabung dosa demi dosa, masih ada cahayamu dihatiku yaa Rasul?
aku tak tahu. Tapi aku bangga
menjadi sebutir umatmu.
aku bahagia, setidaknya satu hal
baik dalam hidupku adalah masih memiliki iman dan cinta untukmu yaa Nabii..
Namun, maafkanlah aku, umatmu yang
busuk ini, karena terlena dengan kenaifanku sebagai manusia..
ku harap, sudi kiranya engkau
mendoakan aku, agar tak mempermalukan engkau dimasa depanku, hingga tak membuat
engkau malu kelak di mahsyar saat pengadilan Tuhan digelar..
Muhammadku, Panglima Sejatiku
Sabtu, 9 Dzulhijjah 1435 H
Tidak ada komentar:
Posting Komentar